Kreatif dan Inovatif Ventilator Berbasis IOT

SEMARANG, KOMPAS.TV – Hasil karya kreatif mahasiswa teknik dan informatika Universitas PGRI Semarang ini diberi nama Ventilator Internet Of Things dimana ventilator ini bekerja secara otomatis hasil data pengecekan pasien bisa di lihat di laptop atau hand phone. Ventilator IOT ini diharapkan sangat membantu tenaga medis dalam penanganan pasien positif corona. Dengan alat ini, tim medis tidak perlu kontak langsung dengan pasien saat melakukan bantuan pernapasan. Kelebihan lain dari ventilator berbasis internet buatan mahasiswa ini, dokter di luar negeri bisa memantau hasil dari data pasien, sehingga pasien tidak perlu keluar negeri. Sementara ventilator pada umumnya di rumah sakit, dokter selalu kontak dengan pasien langsung, sehingga dampak penularan corona sangat rentan. Ventilator IOT ini di lengkapi dengan sensor dan kamera untuk merekam data pasien. Mahasiswa teknik Upgris mengklaim ventilator IOT buatan nya ini baru pertama di dunia yang menggunakan sistem otomatis. Pembuatan ventilator internet of thing ini membutuhkan biaya 3 juta rupiah, yang diklaim juga lebih murah dibanding ventilator yang ada di rumah sakit. #VentilatorOtomatis #Mahasiswa #KotaSemarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *